TANJUNGPINANG, 27 April – 2 Mei 2026 – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) bersama Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan (HIMA THP), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, turut berpartisipasi dalam Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Tanjungpinang Tahun 2026. Keikutsertaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian Tamadun Maritim Melayu sekaligus memperkenalkan peran perguruan tinggi dalam mengembangkan inovasi berbasis sumber daya kelautan kepada masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang mengusung jati diri kemaritiman dan budaya Melayu, Program Studi THP memanfaatkan kegiatan bazar sebagai media edukasi dan promosi potensi hasil perikanan serta inovasi yang telah dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa. Melalui stan pameran, pengunjung diperkenalkan dengan berbagai produk olahan hasil perikanan yang memiliki nilai tambah serta berpotensi mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Nuansa budaya Melayu juga tampak kuat selama kegiatan berlangsung. Dosen dan mahasiswa THP hadir mengenakan busana adat Melayu, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Kepulauan Riau. Kehadiran tersebut mencerminkan komitmen Program Studi THP dalam menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya Melayu kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda.
Selain memamerkan produk inovasi, mahasiswa HIMA THP juga aktif berinteraksi dengan pengunjung melalui kegiatan edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan, pengolahan hasil perikanan yang aman dan berkualitas, serta peluang pengembangan produk berbasis potensi lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, pelayanan publik, dan jiwa kewirausahaan.
“Partisipasi dalam MTQ bukan hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan kepada masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam mendukung pelestarian budaya Melayu sebagai identitas daerah yang harus terus dijaga. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi, pendidikan, dan budaya dapat berjalan beriringan,” ujar Marwita Sari Putri, S.Pi., M.Si, Koordinator Program Studi Teknologi Hasil Perikanan.
Partisipasi ini juga menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan, promosi inovasi, serta penguatan nilai-nilai budaya lokal. Dengan melibatkan dosen dan mahasiswa secara aktif, Program Studi THP terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat citra UMRAH sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.yarakat dan pembangunan daerah.
Keikutsertaan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan dan HIMA THP dalam Bazar MTQ Kota Tanjungpinang Tahun 2026 menjadi bukti bahwa pelestarian Tamadun Maritim Melayu dapat diwujudkan melalui sinergi antara pendidikan, budaya, dan inovasi. Melalui kegiatan ini, THP UMRAH tidak hanya memperkenalkan potensi akademik dan hasil karya sivitas akademika, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam menjaga warisan budaya Melayu serta mendukung pembangunan masyarakat maritim yang berkelanjutan.
Editor: R. Fathul Rahman
